Aku menerima pertanyaan di instagram, “ Bagaimana yah caranya satu hari aja bisa membaca Al-Qur’an, rasanya bawaannya tuh males aja mulainya”. Sebelumnya kita jelajahi terlebih dahulu yuk keutamaan-keutamaan apa saat kita membaca Al-Qur’an.
Al-Qur’an akan menghantarkan kita ke surga, menuju kesurga dengan bacaan-bacaan Al-Quran kita yang sering kita baca selama di dunia. Lalu satu huruf Al-Quran akan diberikan pahala yyang berlipat, 1 huruf 10 kebaikan. Masyallah bukan. Dan Al-Al-Quran adalah obat hati, menjauhkan kita dari rasa hasa kepada orang lain, dan Al-Quran memberikan ketenangan yang sesungguhnya.
Masyallah bukan keutamaan-keutamaan kita membacanya. Dengan hanya membacanya dapat menghantarkan kita ke surga, bagaimana jika kita menghafalkannya.
Al-Quran adalah pedoman hidup kita, yang seharusnya memang kita jaga, kita pelajari, dan kita baca. Masalah-masalah di kehidupan kita sudah terjawab solusinya disana.
Karena Al-Quran adalah firman Allah, pedoman hidup agar tidak salah dalam melangkah, tidak salah melakukan tindakan dan melakukan kerusakan. Coba kita bayangkan, misalnya kita membeli mesin cuci atau barang elektronik lainnya, pasti di kerdusnya itu ada panduan tata cara pemakaian agar tidak salah mengambil tindakan. Lalu saat ingin bikin kue kah, beli handphone baru kah pasti ada panduannya, untuk mempermudah kita dalam menggunakannya. Jika di rawat dengan baik. Mesin itu akan berjalan degan baik. Jika kita asal-asal aja dalam pemakaiannya, pasti akan rusak.
Begitupun juga kita manusia yang bukan mesin, kita di beri akal agar berfikir dengan akal sehat, bahwa kita hidup harus bersama panduan kehidupan yaitu Al-Quran.
Mengapa sih kita males banget untuk memulai baca Al-Quran. Hal ini berawal dari was was yang setan bisikan kek kita. Tiba-tiba kita ngantuk kah, entah tiba -tiba ada notif handphone muncul kah, yang membuat kita enggan dan berpaling dari membaca All-Quran.
Setan hanya terus menghindarkan kita dari Allah, memberikan kita rasa was-was, padahal apa yang kita lakukan itu baik, tapi setan selelu menggoda kita agar tidak melakukan hal-hal yang mendekatkan diri kepada Allah.
Jika kita mencoba membaca Al-Quran dengan artinya, insyallah kita selalu menemukan kalimat-kalimat yang menenangkan. Bersyukurlah kita hidup ada pedomannya. Rasulullah pun berwasiat 2 hal agar tidak tersesat yaitu Al-Quran dan Hadits.
Dan tidak ada yang satupun orang yang bisa menandingi Al-Quran. Jika ada yang bertanya, kenpa Al-Quran ada? Jawabanya adalah, untu melemahkan syair- syair yang sudah melejit di bangsa arab. Karena orang-orang disana kebanyakan suka bersyair .
Karena Al-Quran adalah mujizat yang di berikan Allah kepada Nabi Muhammad. Karena pada masa Nabi Muhammad, bangsa arab pintat sekali bersyair, jadi melemahkannya dengan Al-Quran. Mujizat pada dasarnya adalah melemahkan sesuatu.
Lalu, bagaimana agar kita rutin atau konsisten dalam membaca Al-Quran?
Yang pertama niat karena Allah, agar diberikan keistiqomahan. Yang kedua, saat futur datang, kita mengingat kembali keutamaan-keutamaan membaca Al-Quran, saat membaca Al-Quran agar kembali semangat. Yang ketiga, saat kita merasa males banget dalam membaca, mencoba untuk paksakan diri, karena dengan dorongan memaksa diri akan menjadi terbiasa. Dan kita pasti merasa ada yang hilang jika tidak membaca Al-Quran, jika kita merasa seperti itu, berarti kita sudah terbiasa, agar ingin menjadi terbiasa di mulai dari terpaksa.
Karena jika kita tidak pernah memaksakan diri untuk beribadah, kita pasti akan menyesal, karena tidak pernah melakukan hal-hal kebaikan.
Yang keempat, buat list harian membaca Al-Quran. Semisalnya hari pertama senin kita tulis, membaca Al-Quran sehabis subuh 10 ayat. Jika kita berhasil melakukannya tandai emoticon senyum, jadi saat sudah terpenuhi hari-hari kita, dan melihat list harian kita dengan emoticon senyuman sebagai penyemangat.
Kenapa ko cuman 10 ayat. Iya gapapa 10 ayat terlebih dahulu, besoknya kita tambah lagi 1 ayat misalanya. Jadi bertahap sedikit demi sedikit namun konsisten. Atau semisalkan, seminggu di awal 10 ayat, di seminggu kemudian tambah 10 ayat lagi. Ingat kuncinya adalah paksakan diri. Jangan biarkan diri berleha-leha.
Lalu saat kita sudah terbiasa membaca Al-Quran, mencoba meningkatkan dengan membaca Artinya, agar yang kita baca dapat kita pahami. Semisalnya hari pertama membaca artinya 10 ayat. Dan jangan lupa tetap pelajari tafsirnya agar lebih memudahkan kita untuk memahami ayat per ayat yang kita baca.
Lalu jika kita melewatkan hari tidak membaca Al-Quran, berilah hukuman untuk diri sendiri. Namun hukumannua yang pastinya perihal kebaikan yah, seperti menyapu, mengepel halaman atau seisi rumah, membersih kamar mandi.
Yuk kita mulai dari sekarang, jangan turuti rasa malasmu yah,karena hakikatnya kemalasan akan membawa kehancuran diri dan segala-segalanya. Kita bisa milih tetap dalam kemalasan tapi kita kosong bekal untuk akhirat, atau memaksakan diri untu menabung bekal di akhirat kelak.
Komentar
Posting Komentar