Di pembahasan sebelumnya yaitu muslimah sebelum Islam dan muslimah dalam Islam, yang membahas tentang kejinya kaum jahiliah dan kedudukan muslimah dalam Islam. Diri kita sebagai seorang muslimah pasti sangat bersyukur karena dengan adanya Islam, muslimah di muliakan dan di jaga.
Masyallah bukan, Islam telah sempurna dan tidak membutuhkan tambahan dalam bentuk apapun. Dan Islam itu indah penuh dengan kedamaian. Pernah tidak, terfikirkan dalam benak kita, jika saat zaman jahiliah tidak ada ajaran Islam yang nerubah peradaban buruk, menjadi peradaban yang taat dan berakhlak mulia. Pasti wanita pada saat ini masih mengalami kekejaman jahiliah yang tidak ada rasa kemanusiaan.
Maka dari itu mengapa kita sebagai seorang muslimah harus mensyukuri, nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Coba yuk kita bertanya kepada diri sendiri, sejauh mana kita mentaati perintah Allah dan menjauhi larangannya. Dan sudah sejauh manakah kita meneladani Nabi kita Muhammad Shallahu Alaihi Wa Sallam. Allah menghadirkan Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, untuk memperbaiki akhlak dan taat kepada perintah Allah.
Perjuangan Rasulullah untuk umatnya sangat masyallah, ujiannya yang Rasulullah hadapi tanpa mengeluh, karena untuk umatnya agar beiman kepada Allah dan selamat dunia dan akhirat.
Pernahkah kita mendengar, dakwah Nabi di Thoif. Saat sudah sekitar 9 sampai 10 tahun dakwah Nabi Muhammad di makkah, tidak ada yang beriman, yang beriman hanya 70 orang dari berjuta-juta penduduk di Makkah.
Saat di Makkah Rasulullah dakwahnya ditolak. Lalu hijrahlah Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam ke Thoif untuk mencari tempat dakwah lain, semoga disana menerima dakwah Rasulullah. Lalu berangkatlah Nabi Muhammad ke Thoif. Kota thoif sekitar 60 KM dari kota Makkah, Rasulullah menuju ke Thoif dengan berjalan kaki dan memakan waktu yang cukup lama yaitu sekitar sehari dan dua hari perjalanan menuju Thoif.
Namun, ternyata ada seorang Quraisy yang sangat membeci dakwah Nabi Muhammad Shallahu Alaihi Wa Sallam, yaitu pamannya sendiri Abu Lahab, Abu Lahab ialah seorang tokoh yang cukup terkenal di Makkah. Dan ia datang terlebih dahulu disana, lalu memberitahu informasi bohong tentang diri Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, bahwa Rasulullah sesat jangan didengar, penyihir mengganggu kalian. Dan saat Nabi Muhammaf sampaikan tentang Islam kepada kepala suku Thoif yaitu nama sukunya Syakif, suku syakif ini memiliki beberapa cabang, salah satunya suku Dauz. Dikarenakan Abu Lahab menyebarkan berita bohong tersebut, dakwah Rasulullah pun ditolak.
Maka dari itu, penduduk Thoif pun sudah ketakutan dan menolak dakwah Nabi. Bukan hanya menolak dakwah Nabi saja. Namun pemimpin Thoif menyurih seluruh warganya untuk melempari batu kearah kaki Rasulullah. Saat Rasulullah mengangkat kaki kanan untuk berjalan, penduduk Thoif bergegas untuk melempar batu ke arah kaki yang di angkat, begitu pun kaki sebelah kiri, saat kaki sebelah kiri mengangkat untuk berjalan, dilempari batu pulape
Kita banyakan teman-teman muslimah, bagaimana tersiksanya Rasulullah Shallahu Alaihi wa Sallam saat itu, untuk menyampaikan agama yang mulia ini yaitu Islam. Nuamn rasulullah tidak berhenti, walau berdarah-darah kakinya, luka-luka, namun Rasulullah tetap berjalan. Jika berhenti akan berdampak bahaya, bisa terajam dan meninggal, lalu dakwah ini berakhirmu
Rasulullah tetap berikhtiar berjalan keluar, sampai keluar pintu gerbang, benteng dari pada kota Thoif, lalu ditutup pintu gerbang tersebut. Penduduk Thoif pun membiarkan Rasul di luar seorang diri dalam kondisi berdarah-darah, penuh dengan keringat, panas di siang hari, dan dakwahnya ditolak.
Lalu Allah datangkan Jibril kepada Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam dan Jibril menyampaikan kepada Nabi yaitu “ Wahai Nabi di sebelah ada malailat penjaga gunung dan Allah memberikan perintah kepadamu, tinggal kau perintahkan saja, jika kamu mau Muhammad, suruh dia menggabungkan antara gunung-gunung Makkah dan gunung-gunung Thoif, lalu di gabungkan sehingga, kedua kota ini habid dari sejarah dunia, kmu dapat berdakwah di tempat lain, atau kamu bersabar, dan pasti dijamin oleh Allah, bahwa agama ink akan menyebar keseluruh dunia.”
Lalu Rasulullah meRasulullSaya memilih bersabar, dan saya berharap? Dari kota ini akan keluat keturunan mereka orang yang beriman kepada Allah. Dan Allah menerima doa Rasulullah. Lalu sampai sekarang Alhamdulillah banyaknya penduduk Thoif yang beragama Islam.
Masyallah, perjuangan Rasulullah, dengan sabarnya menghadapu ujian. Dan sampai sekaranglah agama Islam ini tetap berjaya dan tetap berdiri kokoh lalu menyebar keseluruh dunia. Bagaimana teman-teman muslimah, apa yang telah kita lakukan untuk agama ini, apa yang belum kita taati, bergegaslah untuk mentaati. Bahwasannya tidak ada hal yang sia-sia saat beribadah.
Dan Bagaimana kah kita bangga menjadi seorang muslim?, bangga disini bukan berarti angkuh, namun bangga disini, maka kita menunjukan bahwa kita seorang muslim. Dan kita menunjukan dengan akhlak yang baik sesuai ajaran Islam.
Komentar
Posting Komentar